Jumat, 08 April 2011

Surat Yang belum terbaca

Tulisan ini sebenarnya untuk Ayah, tapi belum mama posting, Ayah belum membacanya...ditulis tepat hari anniversary kami yang ke 2..

Hari ini tepat tanggal 15 maret 2011, Alhamdulillah..it’s my 2nd wedding anniversary. Heeem, mengingat kembali dua tahun lalu, hari dimana saya menikah…terbayang kembali, the days when my family and I prepare for my lovely great day, mengenang hari-hari perjuangan meminta izin untuk menikah, hari-hari perjuangan calon suami mengumpulkan rejeki untuk biaya pernikahan dan syukuran…it was really our great day, and I will always remember the days before, the moment when he married me.


Dalam dua tahun pernikahan kami ini, susah, senang..dan beberapa ujian besar kami lewati bersama, ujian yang paling besar adalah saat saya mengalami miscarriage, tetapi ujian itulah yang membuat saya dan suami menjadi lebih memahami, lebih menyayangi..


Di tahun ini, Alhamdulillah saya juga telah memiliki fatih yang telah berusia 7 bulan lebih. Thank you ALLAH for the stories you wrote to my life..semoga fatih sehat selalu.


Mungkin tidak ada yang spesial untuk merayakan hari ini. Today, I don’t need my husband to give me a surprise..because I have already got everything from Allah trough his love. Apalagi minggu ini, suami saya sudah sangat baik mau menggantikan saya mengantri bensin..:) jauh dan lama, pastinya membosankan dan capek. thank you dear..bagi saya itu sangat membanggakan dan berarti bagi saya merupakan kado bagi saya..


Di hari ini, saya hanya ingin jalan-jalan bertiga bersama fatih ke suatu tempat dan berfoto disana, semoga ayah mengetahui keinginan mama..
Saya hanya berharap saya, suami dan anak-anak saya sehat selalu, panjang umur, selalu bersama dan ingat ALLAH…Thank you ALLAH,


Happy anniversary
                                    Tuesday, 9.18 a.m

Tetap Jagoan Kecil Mama

Menginjak Usia fatih mencapai 8 bulan, Ayah dan mama semakin sayang dan takjub melihat perkembangan fatih, Walau mungkin perkembangan fatih kebanyakan tertinggal dari bayi-bayi seusia fatih lainnya, (Fatih terlambat tumbuh gigi, terlambat lancar merangkak^-^)  Fatih tetap jagoan kecil mama yang aktif menggemaskan, yang membahagiakan hati seluruh keluarga, termasuk ungku, nenek, dan Pa'le fatih dirumah.
Selama Fatih 24 jam dari lahir hingga usia 6 bulan bersama mama, Fatih jarang sekali sakit panas, hanya sesekali sakit demam, itupun setelah diimunisasi, dan panasnya tidak tinggi. Namun, memasuki usia 8 bulan ini,
Fatih mulai sering hangat badannya, terakhir fatih susah makan, tiap makan, fatih batuk dan muntah.

Saat mulai bekerja, Mama cukup merasa tenang, karena Fatih diasuh, ditemani oleh ungku dan neneknya.., namun saat Fatih sakit, tetap saja...saat berada di sekolah, pikiran mama tertuju pada Fatih..:(, apalagi saat hari itu Fatih dikabarkan oleh ungku (kakek Fatih) batuk dan muntah saat makan,  Mama sedih dan bingung...apalagi Ayah inginnya Fatih tidak terbiasa minum obat kalau sakit sedikit, namum malam itu, Fatih muntah saat tidur.....Mama tidak akan bisa tenang kalo Fatih tidak menemui dokter.

Perdebatan antara Ayah dan Mama pun tidak bisa dihindari, mungkin Ayah benar bahwa Fatih jangan dibawa ke rumah sakit, sebaiknya dirawat dirumah seperti biasa dengan minum ASI. Namun, perasaan saya..cemas sekali, mana mungkin bisa pergi bekerja kalo seperti ini. Setidaknya kalo bertemu dr.spesialis anak..Insya Allah Mama bisa lebih tenang... apalagi dalam 1 minggu terakhir ini Mama sudah 2 hari tidak berangkat kerja...karena Fatih sakit dan Mama pun ikut sakit:(

Positif terkena Asma
Tanggal 8 april kemarin, akhirnya Ayah ikut menemani Mama membawa Fatih menemui dr. spesialis anak, Mama dan Ayah pun memilih Rumah Sakit yang bagi Ayah dan Mama, Rumah Sakit  kalangan High Class yang bukan untuk kalangan seperti Ayah dan Mama. Namum untuk Fatih, Mama dan Ayah ingin mengupayakan yang terbaik..tidak sembarang obat, tidak salah diagnosa..
Setelah menemui dokter, ternyata Fatih dinyatakan POSITIF mengidap ASMA, nafas fatih bunyi saat diperiksa dokter.., yang ada dalam pikiran Mama, Mama rasanya mau nangis...sedikitpun Fatih sedih atau sakit...Mama akan merasa sangat sedih dan sakit..


Tidak terbesit dalam pikiran Mama maupun Ayah bahwa Fatih juga akan terkena Asma, secara genetik, Ayah pernah mengidap Asma. Hingga menjelang Ayah duduk di bangku Sekolah Menengah, Ayah baru sembuh total, tidak kambuh lagi.

Yang ada dalam pikiran Mama, tentunya inginnya Fatih selalu sehat...tidak mengidap sakit apapun. Tapi tentunya Mama harus ingat Fatih kan manusia, Fatih masih kecil, sakit apapun bisa menimpa Fatih. Mama harus belajar lagi tentang Asma, dan tetap menganggap Fatih, memperlakukan Fatih Sehat....Fatih tetap Jagoan Kecil Ayah dan Mama...